Walikota Tebing Tinggi Ingatkan Sesama Umat Harus Saling Menghargai

Selasa, Desember 4th 2018. | Ragam |

Tebingtinggi I Tebingnews.com – Walikota Tebing Tinggi H Umar Zunaidi Hasibuan mengingatkan, bahwa umat-umat yang beragama itu perlu berjalan pada satu kerukunan, dan kerukunan itu ada dua yaitu kerukunan diantara umat beragama itu sendiri dan kerukunan diantara umat yang beragama.

“Oleh karena itu, sesama umat beragama kita harus saling menghargai dan tentunya hal yang demikian itu diharapkan adanya kerukunan kepada kita semua,” hal itu diingatkan Walikota Tebing Tinggi saat menghadiri pertemuan Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem), Senin (3/12), di Aula kantor Camat Rambutan Jalan Gunung Leuser Kota Tebing Tinggi.

Umar Zunaidi yang juga selaku narasumber dalam pertemuan tersebut memaparkan, bahwa di dalam UUD 45 dijamin kebebasan beragama, tidak ada larangan untuk orang beragama dan pertama sekali di Indonesia ini di UUD 45 cuma ada 5 agama yaitu Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu serta Budha dan akhirnya ditambah lagi dengan satu agama Khonghucu.

“Kalau didalam agama itu sendiri terdapat hal-hal yang menyesatkan atau sesat, maka yang bertugas pertama sekali untuk menilainya adalah dari pada agama itu sendiri bersama dengan Kementerian Agama yang ada untuk melihat adakah pelanggaran dari pada aliran yang mengatas namakan agama tapi tidak cocok dengan agama itu sendiri,” imbuhnya.

Dan kalau ada aliran-aliran yang bertentangan dengan agamanya masing-masing, maka itu disebut aliran sesat, tapi berbeda dengan aliran kepercayaan dan di Indonesia ini banyak sekali aliran-aliran kepercayaan dan tidak ada hubungannya dengan agama dan tidak melanggar hokum, jelasnya.

Untuk itu, walikota berharap agar bisa membedakan yang mana aliran sesat dan yang mana aliran kepercayaan agar tidak terjadi kesalahan dalam menilai dan menindak lanjutinya. “Aliran-aliran kepercayaan yang ada di daerah masing – masing harus kita hargai dan keberadaan aliran kepercayaan ini tentunya perlu diawasi melalui Bakorpakem, benarkah mereka termasuk aliran kepercayaan yang sudah terdaftar atau buatan sendiri,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Walikota juga menegaskan agar masyarakat tidak main hakim sendiri di dalam menindak pelanggaran-pelanggaran yang disebabkan aliran sesat, karena kita adalah negara hukum dan kita tidak boleh seperti itu.

Sementara itu, Kajari Tebing Tinggi yang juga Ketua Bakorpakem, Mohammad Novel SH MH menyampaikan bahwa dibentuknya Bakorpakem dan diadakannya kegiatan ini untuk menjaga serta mengawasi agar setiap kegiatan yang ada di masyarakat yang tidak sesuai dengan aliran agama dan aliran kepercayaan yang ada.

“Karena bila tidak kita awasi dengan seksama, maka aliran sesat yang berbahaya ini bisa berkembang yang dapat menyebabkan perpecahan di kalangan umat beragama itu sendiri,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kakan Kemenag Kemenag Kota Tebing Tinggi, Ketua MUI H Ahmad Dalil Harahap, Ketua FKUB H Abu Hasyim Siregar, Danramil 13 Tebing Tinggi, Kapolsek Rambutan AKP Leo Sembiring, Camat Rambutan HM Hasbie Ashshiddiqi, para Lurah se Kecamatan Rambutan, tokoh masyarakat dan tokoh agama,-(rika)

Print Friendly, PDF & Email

Related For Walikota Tebing Tinggi Ingatkan Sesama Umat Harus Saling Menghargai