Qori Harus Bisa Mengamalkan Nilai-nilai Qur’an

Kamis, Maret 29th 2018. | Ragam |

????????????????????????????????????

Tebingtinggi I Tebingnews.com : Musabaqah Tilawatil Qur’an Ke-50 tahun 2018 tingkat Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi secara resmi dibuka Walikota diwakili Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Muhammad Dimiyathi, Rabu (28/3), di Halaman Kantor Camat Rambutan Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi.

Kegiatan diawali pawai ta’aruf yang diikuti barisan kafilah dari segenap kelurahan se Kecamatan Rambutan diiringi group Marching Band Bahana SMP Negeri IV Tebingtinggi, dilepas Asisten Administrasi Ekbang, didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan diantaranya Camat Rambutan H Mhd Hasbie Ashshiddiqi, Kepala KUA Kecamatan Rambutan Abdul Yazib, dan Kapolsek Rambutan yang berlangsung sederhana tapi cukup mendapat antusias pengunjung.

MTQ ke-50 Tingkat Kecamatan Rambutan diikuti sebanyak 56 peserta dari 7 kelurahan masing masing Kelurahan Karya Jaya, Kelurahan Lalang, Rantau Laban, Mekar Sentosa, Sri Padang, Tanjung Marulak dan Kelurahan Tanjung Marulak Hilir.

Walikota Tebingtinggi diwakili Asisten Administrasi Umum Ekbang Mhd Dimiyathi dalam sambutannya mengharapkan para peserta jangan bertujuan hanya untuk mencari juara, tetapi lebih dari itu, juara hanya sebagai symbol tetapi bisa menjadi contoh bisa menjadi pelopor bagaimana mengembangkan budaya membaca Al Qur’an di lingkungan masing masing bahkan mengamalkan isi kandungannya.

“Para juara MTQ nantinya, jangan hanya sebuah penghargaan yang diraih atas prestasinya (dalam seni membaca Al Qur’an), tetapi lebih dari itu, sebenarnya banyak hal-hal dan hikmah yang harus diamalkan oleh pesertanya. Untuk itu, para Qori harus bisa mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur’an’” imbuhnya.

Menurut walikota, bila melihat kegiatan musabaqah ini yang sudah ke lima puluh kali, berarti sudah dilaksanakan sebanyak ‘50 kali’ di Kecamatan Rambutan ini. “Angka lima puluh ini menunjukkan suatu hal yang luar biasa yang dapat dimaknai dengan nilai emas. Jadi MTQ di Kecamatan Rambutan Ini harusnya sudah melahirkan qori dan qoriah yang bernila emas, itu yang diharapkan,” katanya.

Menurut Dimiyathi, baru baru ini pihaknya menggelar dialog kebangsaan bersama infokom RI yang salah satu materinya adalah bertajuk ‘Kemerosotan Moral, Nilai-nilai kebangsaan degradasi moral menurunnya nilai-nilai Panca Sila yang menjadi topik saat itu.

“Jika dikaitkan dengan Al-Qur’an, sesungguhnya nilai-nilai Panca Sila itu semuanya diserap dan digali dari Al-Qur’an seperti nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan nilai persatuan, musyawarah mufakat, keadilan sosial semuanya diserap dan digali dari Al-Qur’an. Melalui kesempatan MTQ Ke-50 Kecamatan Rambutan ini diharapkan, bisa kita bangkitkan kembali sehingga MTQ ini bisa menjadi nilai emas untuk kedepannya,” harapnya.

Cabang Tilawah Golongan Tartil Anak-anak, Remaja dan Dewasa Putera/Puteri diikuti peserta cabang tilawah golongan tartil putera sebanyak 7 orang, cabang tilawah golongan tartil puteri 7 orang. Cabang tilawah golongan anak-anak putera 7 orang, cabang tilawah golongan anak-anak puteri 7 orang. Sedangkan cabang tilawah golongan remaja putera maupun puteri sebanyak 14 orang dan cabang tilawah golongan dewasa putera puteri sebanyak 14 orang,-(rika)

Print Friendly, PDF & Email

Related For Qori Harus Bisa Mengamalkan Nilai-nilai Qur’an