Walkot Tebingtinggi : Perawat Harus Profesional dan Menjunjung Tinggi Etika

Minggu, April 22nd 2018. | Kesehatan |

Tebingtinggi I Tebingnews.com : Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan mengingatkan, perawat itu merupakan sebuah profesi dan didalamnya tertera etika yang harus dijunjung tinggi, sebagai profesi yang mulia, orang-orangnya harus pula bekerja secara profesional dengan menggunakan ilmu yang dimiliki.

“Seorang yang profesional, dalam melaksanakan tugasnya jangan bekerja secara amatiran dan tidak punya etika, pekerja profesional itu didalamnya juga adalah pengabdian, bukan hanya sekedar menuntut haknya saja”.

Hal ini disampaikan Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Tebingtinggi priode 2017-2022 di Aula RSUD Kumpula Pane, Sabtu (21/4), dihadiri pengurus DPD PPNI Sumut Br Panjaitan dan Kadis Kesehata dr H Nanang Fitra Aulia Sp,PK serta para direktur rumah sakit.

Disampaikan oleh Walikota, bahwa organisasi profesi dibentuk untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional untuk menunjang kerja para perawat yang tergabung dalam PPNI, dan semua itu dilandasi dengan sebuah etika yang tinggi.

Dengan kondisi yang seperti saat ini, keprofesionalan seorang perawat memang dituntut terus untuk maju dan berkembang menghadapi dunia digital masa kini yang kecepatannya lebih cepat dari ilmu yang dimiliki.

“Dunia digital menuntut seseorang profesional harus punya kualitas dalam melaksanakan tugas-tugasnya termasuk didalamnya para perawat dan petugas medis lainnya,” imbuh walikota.

Sedangkan berkaitan dengan honor perawat yang masih di bawah UMR, dikatakan Walikota tidak semua daerah Kabupaten/Kota itu sama demikian pula di Provinsi, namun demikian jika perawat yang ada di RSUD Kumpulan Pane, merasa kurang dan tidak layak, kami persilahkan mengundurkan diri dan tidak pernah dihalang-halangi.

“Soal perawat tidak mendapatkan dana sertifikasi seperti layaknya guru-guru, itu bukanlah kewenangan Walikota, karena merupakan kewenangan dari Pemerintah Pusat yang mengaturnya dalam undang-undang, jika PPNI Sumut merasa keberatan silahkan sampaikan ke pemerintah pusat,” katanya.

Sebelumnya, mewakili DPD PPNI Sumut Br Panjaitan menyampaikan, perawat harus bekerja sesuai dengan UU yang sudah mengaturnya termasuk praktek perawat mandiri dan tidak bisa sembarangan saja, jangan sampai ada anggapan PPNI tidak melindungi anggotanya jika tersangkut masalah hukum.

“Saat ini pemerintah sudah mengatur tentang tugas Perawat, Bidan dan Anestesi, jadi tidak boleh lagi digabung-gabungkan, dan harapan kami PPNI Tebingtinggi terus senantiasa berkoordinasi dengan PPNI Sumut, dan PPNI Tebingtinggi semakin baik,” katanya.

Kegiatan pelantikan diisi juga dengan seminar sehari yang diikuti oleh para pengurus dan anggota PPNI Tebingtinggi, sedangkan para pengurus PNNI yang dilantik antara lain, Ketua Sumiati Nasution dan sekretaris Dian Ikhtiari dilengkapi dengan bidang-bidang,-(rika)

Print Friendly, PDF & Email

Related For Walkot Tebingtinggi : Perawat Harus Profesional dan Menjunjung Tinggi Etika