Pj Walikota : Tahun 2016, DBD di Tebingtinggi 203 Kasus

Rabu, Desember 28th 2016. | Kesehatan |
Pj Walikota menyerahkan piagam penghargaan kepada Inovator Penggerak Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit DBD Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan para kader Jumantik yang berprestasi

Pj Walikota menyerahkan piagam penghargaan kepada Inovator Penggerak Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit DBD Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan para kader Jumantik yang berprestasi

Tebingtinggi | Kota Tebingtinggi merupakan salah satu kota di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) cukup tinggi, dimana hingga Desember 2016 ini tercatat ada sebanyak 203 penderita DBD.

“Hal ini menunjukan Kota Tebingtinggi sudah menjadi daerah endemis penyakit DBD dan jumlah penurunan kasus dari tahun ke tahun tidak terlalu signifikan dan angka case fatality rate cenderung meningkat” Ujar Pj Walikota Tebingtinggi Zulkarnain dalam pertemuan dengan kader Juru Pemantah Jentik (Jumantik) se kota Tebingtinggi digedung Hj Sawiyah jalan Sutomo kota setempat, Selasa (27/12/2016).

Disebutkan, banyaknya kasus DBD tersebut menjadi keprihatinan bersama, karenanya dia mengajak untuk lebih waspada menggimbau Aparatur Pemerintah, kader Jumantik dan lapisan masyarakat, kedepannya bekerja lebih semangat lagi.

“Kita harus bertekad menurunkan kasus DBD serendah mungkin dan jangan ada lagi masyarakat yang meninggal karena demam berdarah” tegasnya

Pj Walikota juga berharap kepada Pemerintah, swasta, dunia pendidikan, Ormas dan semua masyarakat tanpa kecuali harus ikut berperan melaksanakan kegiatan 3M secara menyeluruh, rutin dan berkesinambungan.

“Saat ini ada 360 orang kader Jumantik yang tersebar di 180 lingkungan, dan tugasnya memantau keberadaan jentik nyamuk secara berkala dirumah-rumah penduduk, dan sekaligus sebagai penyuluh, dan peran ini sangatlah penting, untuk itu saya berharap kader jumantik dapat melaksanakan tugas secara optimal,dan kepada semua instansi Pemerintah dari tingkat kelurahan dan swasta untuk berperan aktif” harap Zulkarnain.

Dia juga menyampaikan, salah satu langkah dan upaya yang telah dilakukan diantaranya seperti uji coba penyebaran serangga mandul, nyamuk aides aygepty jantan yang sudah dimandulkan, untuk mengawini nyamuk betinanya di kecamatan Bajenis kota itu.

“Masyarakat diharapkan tidak takut dengan penyebaran nyamuk tersebut karena tidak menghisap darah manusia, mudah-mudahan uji coba ini berjalan baik” katanya.

Pada kesempatan tersebut Pj Walikota juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Umar Zunaidi Hasibuan selaku Inovator Peggerak Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit DBD Tebingtinggi dan kepada para kader Jumantik yang berprestasi diwilayahnya masing-masing.- (sa)

Print Friendly, PDF & Email
tags: , , , ,

Related For Pj Walikota : Tahun 2016, DBD di Tebingtinggi 203 Kasus