Pemberhentian Walikota-Wakil Walikota Tebingtinggi Tanpa Paripurna DPRD

Selasa, Agustus 9th 2016. | Politik & Pemerintahan |
Umar Zunaidi Hsb dan Oki Doni Siregar,-

Umar Zunaidi Hasibuan dan Oki Doni Siregar,-

Tebingtinggi | Tebingnews.com – Hingga berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Tebingtinggi Ir,H,Umar Zunaidi Hasibuan MM dan Oki Doni Siregar, pada tanggal 5 Agustus 2016 kemarin, pihak DPRD tak kunjung menggelar paripurna pemberhentian kepala daerah, sehingga pemberhentian tugas kepala daerah di kota itu “tanpa restu” dari DPRD setempat.

Karena selayaknya, pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota tebingtinggi dilakukan oleh DPRD melalui pparipurna Dewan, namun kenyataannya hingga jabatan walikota berkahir Paripurna dimaksud tidak ada sama sekali

Sesuai dengan undang-undang No 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagaimana telah diubah dengan undang-undang No.09 Tahun 2015 tentang perubahan kedua atas UU No.23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah pasal 79 ayat (1) dan ayat (2) menyatakan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna.

Lalu disampaikan kepada menteri dalam negeri melalui gubernur untuk mendapatkan penetapan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Selain itu, berdasarkan undang-undang No. 8 Tahun 2015 tentang perubahan atas undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi undang-undang pada pasal 201 ayat (9) disebutkan untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati/Walikota diangkat penjabat Bupati/Walikota yang berasal dari jabatan pimpinan tingkat pertama sampai pelantikan Bupati dan Walikota sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Terkait Hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tebingtinggi H Chairil Mukmin Tambunan SE M.Si saat dikonfirmasi wartawan kemarin, mengakui lembaganya memang tidak ada menjadwalkan paripurna (pemberhentian kepala daerah) tersebut.

“Ya memang hingga berakhirnya jabatan kepala daerah pada tanggal 5 Agustus kemarin, Bamus DPRD tidak ada menjadwalkan ataupun mengagendakan hal itu,” terang Mukmin.

Secara tegas Mukmin Tambunan mengakui bahwa hubungan antara pihak legislative dan ekskutif di kota itu selama ini kurang harmonis, bahkan pada saat pelepasan keberangkatan Walikota dan Wakil Walikota tidak ada pemberitahuan resmi kepada pihak DPRD setempat.

“Memang tidak ada paripurna pemberhentian dan tidak ada agenda acara khusus soal pelepasan keberangkatan Walikota dan Wakil Walikota Tebingtinggi, biar masyarakat Tebingtinggi tahu bahwa hubungan antara DPRD dengan Walikota Tebingtinggi tidak harmonis”, sebutnya pada Wartawan.

Disisi lain, Wakil Ketua DPRD Tebingtinggi itu juga menyesalkan acara keberangkatan Walikota dan Walikota Tebingtinggi saat melepas jabatan yang melibatkan banyak pelajar dan semua instansi.

“Acara pelepasan keberangkatan Walikota dan Wakil Walikota saja harus melibatkan banyak pelajar yang menunggu berjam-jam di pinggir jalan, untuk apa ? padahal keberangkatan tersebut tanpa restu dari DPRD Tebingtinggi” sebutnya,- (@li)

Print Friendly, PDF & Email
tags: , , , ,

Related For Pemberhentian Walikota-Wakil Walikota Tebingtinggi Tanpa Paripurna DPRD