Ratusan Guru dan Kasek Swasta Unjuk Rasa Ke Walikota dan DPRD Tebingtinggi

Jumat, Agustus 5th 2016. | Peristiwa |
Ratusan Guru dan kasek Sekolah Swasta di tebingtinggi unjukrasa ke DPRD dan Walikota, Kamis 94/8/2016)

Ratusan Guru dan kasek Sekolah Swasta di tebingtinggi unjukrasa ke DPRD dan Walikota, Kamis 94/8/2016)

Tebingtinggi | tebingnews.com – Ratusan guru dan Kepala Sekolah Swasta Sekota Tebingtinggi yang tergabung dalam Forum Guru Guru Swasta (FGGS) melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Walikota dan DPRD kota Tebingtinggi dijalan sutomo kota itu, Kamis (4/8/2016) sore.

Aksi Para guru ini untuk memprotes tehadap proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan baru baru ini, karena mereka menduga telah terjadi pelanggaran yang dilakukan Sekolah sekolah Negeri terhadap Keputusan walikota (Kepwa) tentang penerimaan peserta didik baru Tahun 2016. Sehingga pelaksanaanya merugikan perguruan swasta.

Aksi para Guru ini sendiri mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Tebingtinggi pol PP, beberapa menit melakukan Orasi di depan Gedung Dewan, Perwakilan Pengunjukrasa kemudian diterima beberapa anggota dewam antara lain, Wakidi SPd selaku Ketua Komisi III DPRD yang membidangi pendidikan, Ogamota Hulu SH, Khaharuddin dan Ir Zainal Arifin di Ruang Rapat Dewan,

Kepada DPRD, Kordinator aksi, Partogi Siagian dan Partogi Sitohang menyampaikan kekecewaan mereka atas tidak terlaksananya kesepakatan keputusan yang telah dibuat sebelum PPDB TP 2016.

Menurut mereka, sebelumnya telah disepakati, dan tertuang dalam Keputusan Walikota (Kepwa) Tebingtinggi Nomor 422.2/946/DISDIK/2016 tanggal 20 mei 2016 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Paud, SD, SMP, SMA, dan SMK Negeri dan Swasta Kota Tebingtinggi TP 2016-2017, yakni SMAN/SMKN hanya bisa menerima masing masing rombel sebanyak 40 siswa, Sedangkan SMPN hanya sembilan rombel dengan 36 siswa.

“Tapi terindikasi kuat proses PPDB disekolah-sekolah Negeri ada pelanggaran, dimana Sekolah Negeri menerima peserta didik baru melebihi kuota yang telah diatur dan disepakati, dampaknya hal ini sangat merugikan kami sekolah Swasta, kami mohon ini tanggapi serius oleh Dewan” kata Partogi.

“Kami sangat mengharapkan DPRD menanggapi serius aspirasi kami ini, Kami juga warga Tebingtinggi, kami butuh makan dan pekerjaan untuk menghidupi keluarga kami, jika hal ini dibiarkan, sekolah swasta terancam tutup pak, karena peserta didik kami terus berkurang kurun waktu beberapa tahun ini” sebut Darman, Perwakilan lainya

Pengunjuk rasa juga menyatakan jika aspirasi mereka tidak ditanggapi serius, mereka berjanji kambali melakukan aksi dengan jumlah yang lebih besar lagi

Menanggapi Aspirasi itu, Ketua Komisi III DPRD, Wakidi SPd mengatakan memahami kondisi Guru Swasta dan pihaknya berjanji akan segera mempelajari Keputusan Walikota tersebut terlebih dahulu guna melakukan langkah langkah selanjutnya.

“Saya juga baru tahu tentang Kepwa PPDB itu setelah saya mengunjungi dinas pendidikan sehari sebelum pengumuman PPDB beberapa waktu lalu. setelah kami pelajari baru akan kami ambil langkah langkah selanjutnya, dan bisa saja nantinya kita akan membentuk pansus untuk mengusut permasalahan ini, untuk itu beri kami waktu mempelajarinya” Kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Usai menyampaikan aspirasinya DPRD, Pengunjuk rasa kemudian mendatangi Kantor Walikota Tebingtinggi yang masih satu kompleks dengan kantor dewan, namun di Kantor Walikota, Pengunjukrasa tidak berhasil menemui Walikota Umar Zunaidi Hasibuan, karena masih menghadiri kegiatan Muscab HIPMI di gedung Syawiyah.

Namun Pengunjukrasa mencoba terus menunggu Orang Nomor satu di Pemko Tebingtinggi itu, “Kami akan tetap menunggu walikota untuk mempertanyakan Kepwa yang dikeluarkannya” Ungap Beberapa pengunjukrasa di Halaman Kantor Walikota,- (dk)

Print Friendly, PDF & Email
tags: , , , , , , ,

Related For Ratusan Guru dan Kasek Swasta Unjuk Rasa Ke Walikota dan DPRD Tebingtinggi