Tebingtinggi dan Sergai Kerjasama Komiditi Organik

Minggu, Agustus 5th 2018. | Ekonomi |

Tebingtinggi I Tebingnews.com – Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan bersama Gubernur Sumatera Utara diwakili Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provsu M Azhar Harahap membuka resmi Tebingtinggi Agri Market dan Pameran Flora & Fauna (TAM & PFF) Tebingtinggi ke 5 tahun 2018, Sabtu malam (4/8) di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo kota Tebingtinggi.

Kegiatan yang berlangsung hingga 10 Agustus 2018 itu diwarnai dengan penyerahan Sertifikat sayuran organik dan padi organik oleh Direktur Lesos (Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman) Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur Poernomo, sekaligus penandatanganan nota kesepakatan kerjasama antara Pemko Tebing Tinggi dengan Pemkab Serdang Bedagai tentang kerjasama pengembangan sektor pertanian kluster padi organic, horti organic, perikanan, peternakan dan olahan turunannya oleh Walikota Tebing Tinggi H Umar Zunaidi Hasibuan dan Bupati Sergai H Sukirman.

Selain itu juga dilakukan penandatangan nota kesepakatan Pemko Tebing Tinggi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) tentang kerjasama pengembangan sektor pertanian kluster padi organic, horti organic, perikanan, peternakan dan olahan turunannya serta penandatanganan kesepakatan bersama antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebing Tinggi dengan Ketua DPK Apindo Tebingtinggi H Safriudi Satrio tentang pemasaran horti organik Kota Tebing Tinggi.

Walikota Tebing Tinggi menyampaikan, kerjasama antara Pemerintah Kota Tebing Tinggi dengan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sangat perlu dilakukan, sebab harus diakui bahwa Sergai sudah lebih maju tentang pertanian organic baik tanaman pangan atau sayur-sayurannya, oleh karena itu Tebingtinggi harus menimba ilmu dari Serdang Bedagai dengan mengirimkan kelompok-kelompok tani untuk belajar menerapkan system pertanian organic di kota itu.

“Disamping itu kita juga mendulang ilmu dari Lesos Mojokerto, jadi semakin banyak ilmu kita maka akan semakin baik juga pertanian di kota Tebingtinggi. Kita berharap tidak hanya produk awal tapi sampai hilirisasi juga menjadi bagian dari yang kita utamakan, itulah mengapa kita mengadakan Tebingtinggi Agri Market ini,” jelas Umar Zunaidi.

Senada dengan Walikota Umar Zunaidi, Bupati Sergai H Sukirman dengan lugas mengatakan bahwa pertanian itu (berada) di kampung (desa) sedangkan pemasaran itu ada di kota, jadi antara kampung dan kota itu tidak bisa dipisahkan, jadi dengan adanya kota Tebingtinggi yang mulai menjadikan ikon produk organic pihaknya (Pemkab Sergai) sangat senang, karena akan bisa dipasarkan secara bersama-sama.

“Alhamdulillah di kota Tebingtinggi pun masih ada kelompok tani dan masih ada lahan dan ini akan memperkuat, karena zaman sekarang kalau jualan jangan sendirian, makin ramai jualan makin laku apalagi ada sertifikasi dari Lesos Mojokerto dan dari Departemen Perdagangan juga ada uang dari Bank Indonesia, kalau sudah begitu walaupun lahannya sempit intensive akan berlipat ganda hasilnya,” ucapnya.

Sementara Gubernur Sumut diwakili Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provsu M Azhar Harahap mengatakan, kegiatan Tebingtinggi Agri Market sangat strategis dan sangat bermanfaat dalam mendukung pembangunan pertanian khususnya di kota Tebing Tinggi dan umumnya di Provinsi Sumatera Utara.

“Seiring dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) yang dicanangkan sejak tahun 2015, kita masyarakat Sumatera Utara khususnya kepada para petani dituntut untuk meningkatkan mutu dan kualitas produk kita sendiri, apabila hal itu tidak bisa kita tingkatkan, maka produk-produk yang kita hasilkan dari daerah ini tidak bisa kita jual ke daerah lain, sehingga kita nantinya jadi penonton di daerah kita sendiri,” katanya.

Sebelumnya Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebing Tinggi Marimbun Marpaung selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan, bahwa kegiatan TAM&PFF yang pesertanya juga diikuti oleh Kabupaten Deli Serdang, Serdang Badagai, Batubara dan Provsu, sebagai upaya percepatan pembangunan di bidang ketahanan pangan dan pertanian seiring dengan tema ‘Ciptakan peluang investasi dan agribisnis dengan pembangunan cluster agrowisata pertanian pemerintah kota Tebingtinggi mewujudkan kota jasa dan perdagangan’.

Kegiatan diawali dengan karnaval yang dilepas Walikota H Umar Zunaidi Hasibuan bersama unsur FKPD bersama Direktur Bakoptik Kemenperindag RI Ninuk Rahayu Ningrum dan Direktur Lesos Mojokerto Purnomo di tribun kehormatan, diikuti para kelompok tani, pelajar SMK dan berbagai elemen masyarakat yang bergerak dibidang pertanian, peternakan dengan membawa hasil produksi komiditi pertanian mulai padi, sayur mayor, hasil perkebunan dan buah-buahan serta perternakan seperti ikan, kambing dan lembu,-(rika)

Print Friendly, PDF & Email

Related For Tebingtinggi dan Sergai Kerjasama Komiditi Organik