Depeko Jogyakarta Kunjungi Tebingtinggi

Selasa, Februari 13th 2018. | Ekonomi |

Tebingtinggi I Tebingnews.com – Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan menerima kunjungan kerja (kunker) rombongan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Jogyakarta dipimpin Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogyakarta, Kristina Lusi Irawati, Rabu (14/2), di Aula Pondok Bagelen Jalan Deblot Sundoro kota setempat.

Walikota Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Plt Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Iboy Hutapea menggambarkan kondisi Kota Tebingtinggi tentang keberagaman suku dan budaya di dalamnya. “Daerah Kota Tebingtinggi merupakan perpaduan budaya Kesultanan Padang, Melayu dan Simalungun dengan jumlah penduduk kurang lebih 174.000 jiwa. Disini juga banyak perusahaan seperti industri karet, tapioka, besi, kopi dan masih banyak lagi,” jelasnya.

Menurut Umar, biaya hidup di Tebingtinggi relatif lebih rendah dibandingkan dengan Kota Medan, “Kita juga menggalakkan program-program bagi masyarakat yaitu urban farming, dimana masyarakatnya menanam sayuran dirumah, dan kita program komponisasi perikanan darat organik khususnya ikan lele yang telah kita kembangkan di masyarakat agar mengurangi biaya cost sehari-hari,” terang Walikota.

Sedangkan terkait upah minimum Kota Tebingtinggi, Umar menjelaskan, dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan, dimana pada tahun 2016 sebesar Rp 1.839.750, tahun 2017 Rp 1.991.528 dan di tahun 2018 sebesar Rp 2.164.991.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Dra Kristina Lusi Irawati, menyampaikan kunjungan dewan pengupahan kota Jokyakarta ke Tebingtinggi bertujuan untuk menginformasi tentang dewan pengupahan yang berkaitan dengan pengupahan di Kota Tebingtinggi.

“UMK di Jogyakarta lebih sedikit dibandingkan UMK yang ada di Tebingtinggi dan bila di Tebingtinggi upah minimumnya Rp 2.164.991, sedangkan di Jogyakarta upah minimumnya hanya Rp 1.700.000,” jelasnya.

Kristina Lusi Irawati menjelaskan bahwa mereka juga melakukan servey kebutuhan hidup layak dengan cara melakukan survei yang hasilnya dapat dilihat dalam setahun sehingga bisa menetapkan UMK. “Dan ini juga termasuk kemajuan bagi kami, karena beberapa tahun lalu tidak terlihat, tetapi dengan survei yang kami lakukan ini, kami jadi mengetahui berapa jumlah UMK yang harus ditetapkan,” jelas Kristina,-(rika)

Print Friendly, PDF & Email
tags: , ,

Related For Depeko Jogyakarta Kunjungi Tebingtinggi